

Kendaraan bus di Indonesia menjadi salah satu moda yang sering digunakan baik untuk perjalanan antar kota hingga antar pulau. Oleh sebab itu, pentingnya bagi Anda para pelaku usaha PO Bus untuk selalu melakukan maintenance Bus Hino yang tepat.
Hino Motors sales Indonesia merupakan salah satu perusahaan produksi truck maupun bus yang sangat populer di Indonesia. Bus Hino di kenal dengan kualitas yang handal, tidak heran banyak pengusaha PO bus yang menggunakan Hino. Pasca Pandemic banyak pengusaha PO Bus yang masih mengistirahatkan kendaraan mereka. Hal ini akibat dari situasi lockdown dan banyaknya perubahan yang terjadi pasca pandemic berlangsung.
Meskipun bus dalam keadaan tidak beroperasi. Namun, perawatan bus harus tetap di jaga agar kondisi tetap optimal. Mengapa perawatan bus hino yang tidak beroperasi penting?
Selama bus tidak beroperasi, bus harus tetap dalam perawatan rutin. Bus yang terlalu lama diam akan menyebabkan kendaraan menjadi mengalami penurunan performa. Oleh karena itu, berikut tips yang bisa kami berikan agar bus selalu dalam keadaan prima dan siap saat beroperasi kembali.
Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah melakuakan pencatatan dan pengamatan mengenai kondisi dari setiap unit yang menganggur atau tidak beroperasi. Jangan lupa cuci bersih bagian luar bus dan lindungi intake udara mesin dengan baik agar mencegah air masuk ke mesin.
Selanjutnya menghabiskan system bahan bakar. System bahan bakar dalam tangki bus harus dalam keadaan kosong. Anda bisa mentiriskan bensin dalam tangki. Hal ini di lakukan keran bahan bakar biodiesel rentan terhadap pembentukan lumpur, mikroba, akumulasi air yang terkondensasi dan berpotensi penyumbatan kotoran.
Anda bsia menyimpan bahan bakar sisanya pada jeriken dan menympannya pada tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Pentirisan juga di lakukan pada semua oli mesin. Hal ini juga berlaku bagi kendaraan yang akan istirahat dengan lama. Sebelum melakukan pengurasan, mesin di nyalakan hingga mencapai suhu optimal yaitu 70 hingga 90. Setelah itu Anda bisa mematikan mesin dan tiriskan oli mesin sisanya.
Selanjutnya saat meletakkan kendaraan sebaiknya bus tidak diparkir dengan keadaan handbrake menyala. Rem parkir harus di lepas dan semua system udara atau tekanan dalam keadaan kosong sepenuhnya. Tips ini agar mencegah bus bergerak sendiri.
Bagi bisa yang memiliki air suspension atau suspense udara, wajib mengosongkan angin dalam tabung menggunakan system pneumatoic. Tujuannya untuk mencegah kerusakan pada balon atau kantong udara.
Tips terakhir Anda bisa memeriksa mulai dari level oli garden penggerak, oli transmisi manual atau otomatis, retarder, transferm case dan gigi kemudi. Jangan lupa membersihkan saluran pernapasan dengan selotip (transmisi atau gradan) selagi bus tidak berjalan.
Setelah bus Hino mengalami hibernasi, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan kembali bus Hino.
Maintenance bus Hino yang tidak beroperasi memang sangat penting untuk menjaga kinerja dan keamanan armada. Anda bisa mengikuti langkah – langkah perawatan di atas sampai bus Hino Anda merampungkan masa hibernasinya.
Sebagai Dealer Resmi Hino Indonesia kami akan selalu memberikan informasi terupdate dan terkini terkait dengan Bus maupun Truck Hino. Bagi Anda yang ingin melakukan pemesanan Bus Hino bisa mengecek ketersediaan Sasis Dealer PT Daya Guna Indonesia >> Klik di sini .
Atau bisa menghubungi kami melalui nomor berikut :