

Dalam dunia otomotif, untuk mendeskripsikan berat kendaraan menggunakan istilah GVW, GCW dan GCW. Namun, istilah tersebut tidak di gunakan pada kendaraan pribadi. Hanya kendaraan niaga seperti pick up, bus, dan truck saja.
Bobot kendaraan menjadi salah satu aspek penting yang di perhitungkan. Karena berkaitan dengan total berat muatan yang bisa di angkut. Sehingga kendaraan tidak akan mengalami over load atau kelebihan muatan.
Bahkan sudah di atur dalam undang-undang mengenai pengaturan berat kendaraan untuk menjamin keselamatan dan kemaanan di jalan.
Dalam industri otomotif, ada istilah kreb weight atau berat kosong. Merupakan berat total kendaraan tanpa danya muatan termasuk oli, radiator dan BBM. Selain istilah kreb weight ada berbagai istilah seperti GVW, GCW dan masih banyak lagi. Berikut akan kami jelaskan mengenai istilah yang biasa di gunakan pada kendaraan niaga :
GVW merupakan berat total yang mengacu pada berat mobil truk keseluruhan. Berasal dari jumlah Empty Vehicle Weight (EVW) di tambah berat beban yang dapat di angkut (payload), dan berat penumpang atau brang.
Gross Vehicle Weight merupakan berat total dari kendaraan tunggal di tambah muatan. Berat kendaraan tunggal merupakan kendaraan yang tidak memiliki gandengan seperti minibus, pick up, truk engkel, tronton, dan lainnya.
Berat kendaraan truk yang kosong dengan berat 2,3 ton sedangkan berat muatan 5,2 ton. Jadi total berat muatan (GVW) truk tersebut adalah 7,5 ton.
Penghitungan berat yang di izinkan mengacu pada perhitungan berikut :
Istilah GCW sama seperti GVW, hanya GCW di tujukan untuk kendaraan gandeng. GW merupakan jumlah berat total kendaraan di tambah dengan berat trailer dan muatannya.
GCW perhitungan kreb weight ditambah berat penumpang, karoseri (trailer) dan muatan. Istilah GCW di gunakan untuk menghitung berat kendaraan gander atau traktor head. Berikut ketentuan berat GCW yang diizinkan :
Empty Vehicle Weight merupakah istilah untuk mengukur berat pada besaran kreb weight yang di tambah berat rear body (bak, dump atau tangki, dll) tanpa adanya muatan yang di bawa dalam rear body truk.
Payload di hitung berdasarkan selisih antara GVW dan EVW. Penghitungan ini agar menjamin kestabilan kendaraan, dan beban kendaraan tidak melebihi kapasitas maksimum.
Baca Juga :